Berita buruk terus, nih...
Aku suka nonton berita di TV. Tapi sekarang jadi rada eneg. Banyak sekali bad news-nya. Bencana, kasus korupsi, demo mahasiswa, bentrokan antar warga, de el el. Berita-berita macam gituan emang pantes ditayangin. Tapi kalo tanpa diselingin sama good news ya, jadi mbosenin.
Kalo kita lihat masa lalu, pas TVRI masih jadi the only one TV station selama dua dekade, hampir enggak ada bad news sama sekali. Kebalikan sama berita sekarang. Dulu di TVRI ada Berita Daerah (punya TVRI lokal), Berita Malam (berita nasional, jam 19.00) dan Dunia Dalam Berita. Berita Daerah dan Berita Malam isinya kira-kira seputar kunjungan Presiden Suharto, seminar dan lokakarya, P4, kunjungan pejabat, peresmian proyek pembangunan, dsb. Sering ditampilin Pak Harto bersalaman, mukul gong, menggunting pita, atau duduk berderetan sama pejabat lainnya dalam suatu acara. TVRI waktu itu memang lebih sebagai media propaganda pemerintah daripada media informasi.
Karenanya, masyarakat (pemirsa) jadi bosen. Beritanya monoton. Jadi banyak orang yang matiin TV-nya pas acara berita. Tapi kalo Dunia dalam Berita, lain. Isinya lebih beragam. Kelaparan di Ethiopia, perang Balkan, agresi Israel, dsb yang menambah wawasan pemirsanya.
Awal 90-an, mulai muncul RCTI dan stasiun-stasiun TV lainnya. Karena mereka pengen rating acara (termasuk berita) yang tinggi. TV swasta mulai menampilkan berita-berita kriminal, bencana, dll yang lebih menarik daripada "propaganda" pemerintah. Pemirsa juga mulai punya pilihan acara yang beragam.
Tapi seiring dengan era keterbukaan dan kebebasan informasi, acara TV makin enggak karuan. Mulai muncul berita kekerasan macam Buser, Patroli, dll. Mulai ada tayangan-tayangan misteri yang sama sekali enggak mendidik. Plus booming sinetron yang menebar tren negatif ke pedesaan. Dan berita TV pun sekarang makin bikin sedih aja. Seolah negara kita ini enggak bisa dibanggain. Padahal banyak juga yang bisa bikin kita bangga. Anak-anak jenius juara olimpiade sains internasiona, satelit buatan dalam negeri, robot canggih kreasi para mahasiswa, dll. Tapi pemberitaan itu cuma sedikit saja. Kalah sama gosip para selebriti, tertutup oleh berita kriminal dan bencana alam.
Dulu kita bisa bangga dengan beberapa pesawat dan helikopter buatan IPTN. Sekarang, kayaknya hampir enggak ada yang bisa dibanggain.

1 Comments:
soal berita, itulah kenyataan yang kita hadapi, pperisatiwa yang terjadi di deluruh pelosok dunia dapat kita ketahui saat ini, ada sisi positifnya dan ada sisi negatifnya, sisi negatif, kita akan merasa tidak nyaman, sedih dan sebagainya, ketika mengetahui, mereka mengalami hal hal yang tidak di inginkan. mis perang dsb, sisi positifnya, kita bisa mengambil sesuatu yg sekiranya positif untuk kita, mis berita yg bisa menjadi ide kreatif kita,
soal kucing, memang kucing binatang yg menarik, tidak rewel, dan nampak seperti macan, kita bisa membelainya kapan saja, aku sendiri suka kucing.
Tentang israel, semua dunia sekarang sudah tahu apa yg di cari israel, israel sudh mel;akukan hal yg lebih kejam dari pada pencculkan yg di lakukan oleh hizbulloh, berapa banyak rakyat palestina ataupun lebanon yng dulu di culik atau di bun uh oleh israel, sedangf lenbanon hanya menculik 2 orang, untuk menuntut pembebasan tawanan, tapi israel bereaksi berlebihan itulah iblis yg sebenarnya, dan di belakangnya ada iblis lagi amerika, kita lihat saja bagaimana kelanjutan dari perang ini, apakah ada keajaiban Allah, yg langsung di turunkan ke dunia seperti jaman nabi dahulu
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home